• 083123876207
  • banyumudal@desakupemalang.id

SEJARAH DESA

 

RIWAYAT DESA BANYUMUDAL

Konon dahulu kala ada seorang prajurit solo ( Mbah Djumintar ) yang turut perang , tetapi dalam perjalanan pulang beliau terpisah dari pasukan dan tidak melanjutkan perjalananya ke solo namun menetap disatu tempat/desa ,seterusnya beliau berdiam disitu, dahulu mata air cempaka wulung merupakan belik.

Pada suatu ketika terjadilah masa ketiga/ musim kemarau panjang,sehingga disekitar desa tersebut kekurangan air ,para penduduk kesana-kemari mencari air namun tiada mendapatkanya, ada seorang perempuan yang tidak pernah mencari air tetapi selalu cukup airnya dia adalah isteri dari seorang yang suka bertapa ,penduduk sekitar memangilnya Nyi Djumintar.

Penduduk tahu orang tersebut airnya selalu cukup,maka beramai-ramai menanyakan bagaimana dan darimana mendapatkan air tersebut, mbah Djumintar menjawab Dari Situ…. ,setelah di cari oleh penduduk ditempat yang telah ditunjuk oleh beliau ternyata airnya tidak ada hanya ada pohon pakis dan bayam.tetapi ketika nyi djumintar yang mengambil…. airnya ada.

Karena banyak orang tidak mendapat air maka bertapalah mbah djumintar agar air tersebut dikeluarkan, tetapi beliau mendapat wangsit dari penghuni tempat tersebut , bahwa air tersebut hanya untuk kamu ( mbah djumintar ) orang yang taat padaku ,maka mbah djumintar musyawarah dengan semuanya dan berkesimpulan supaya mbah djumintar bertapa lagi agar airnya bisa keluar untuk penduduk disekitarnya.

Setelah air berhasil keluar, nyi djumintar ingin tahu air tersebut berasal dari mana sumbernya namun menurut kepercayaan bahwa air tersebut berasal dari mata air gunung bulakan ( tuk Batur ) . setelah hal tersebut diberitahukan kesuaminya.

Maka untuk membuktikanya mbah jumintar pergi ke bulakan tepatnya di mata air batur ,di sana beliau mbabat pakis dan dihanyutkan maka nyi djumintar tahu bahwa air ditempatnya tersebut bercampur pakis ,itu menandakan suatu kenyataan dan sejak saat itulah penduduk menyebut desa itu dengan nama BANYUMUDAL yang artinya Air keluar.

NAMA DAN SEJARAH DUSUN DI DESA BANYUMUDAL

  • Dusun tumanggal adalah Dusun pertama / tertua juga sebagai petilasan wali 9 ( songo )  konon ada seorang wali 9 (songo) yang berdiam disitu yang hendak pergi ke gunung jati ( Cirebon ). Dan pada saat hari yang tepat itu beliau meninggalkan untuk melanjutkan perjalananya menuju gunung jati… ada sebuah candi yang  oleh penduduk sekitar yaitu dinamai CANDI SIRAWA . kata tumanggal berarti tuminggal atau meninggalkan konon wali tersebut menanggalkan pakaianya di tempat tersebut.
  • Cempaka wulung merupakan Dusun berikutnya … disekitar cempaka wulung ada sebuah candi yang juga di keramatkan oleh warga Desa Banyumudal warga menamai candi tersebut yaitu candi SABDA JAYA ………. Konon dahulu ada orang / prajurit dari solo yang sakit dan meninggal sehingga dimakamkan di sekitar situ . dahulu orang tersebut pernah mengeluarkan kesaktian yaitu naik kepohon dengan posisi kaki diatas dan kepala dibawah serta dengan memejamkan mata sehingga orang tersebut dijuluki SABDA JAYA KETHEK MEREM.
  • Cempaka wulung juga ada satu candi lagi yang dikeramatkan yaitu candi CEMPAKA WULUNG konon yang bersemayam di situ adalah bernama BRAJA MUSTI dan NINI KENCANA WUNGU ……..

Semoga cerita atau legenda Desa  ini menjadikan pembelajaran bagi kita untuk bisa menghargai,mencintai dan memajukan Desa Banyumudal ini menjadi lebih baik…….

Terima kasih..

 

> Riwayat ini bersumber dari tokoh masyarakat Desa Banyumudal yang

dapat dipercaya keaslian ceritanya.

Sekian….